Hindari Penggunakan Aki Rekondisi

Salah satu komponen vital sebuah mobil Adalah accumulator atau biasa disebut Aki. Komponen yang satu ini berfungsi sebagai penyedia dan penyimpan energi pada bagian kelistrikaan mulai dari dinamo ,starter mobil, Lampu mobil, hingga sistem elektrik mobil lainnya. Melihat dari fungsi utama tentunya kondisi kelayakan aki pun harus tetap terjaga.

Aki Rekondisi, Tidak Berbahaya Namun Wajib di Hindari

Dari segi resiko, sebenarnya menggunakan aki rekondisi tidak ada ada bahayanya dan tidak akan merusak sistem kelistrikan pada mobil apa bila voltasenya sesuai. Namun, untuk usia pemakaian aki rekondisi jauh lebih pendek dibandingkan dengan aki baru.

Jangan Tergiur Harga Murah. Memang diukur dari harga, aki baru jauh lebih mahal. Tidak heran para pemilik mobil lebih memilih untuk mengganti aki mobil nya dengan aki rekondisi. Tanpa disadari, usia pemakaian yang pendek membuat pemilik kendaraan harus lebih sering mengganti aki mobilnya.

Cara Mengenali Aki Rekondisi

Aki rekondisi merupakan aki bekas yang sudah rusak yang kemudian dipebaiki untuk bisa digunakan kembali dan terlihat seperti baru. Mau beli aki baru malah dapat aki rekondisi. Tentunya Anda tidak ingin tertipu bukan? Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini cara mengenalinya:

Ketika Anda akan membeli aki, hal pertama yang perlu di perhatikan adalah bentuk fisik dari aki tersebut, mulai dari bagian kutub, cover, dan juga warna pada permukaan aki. Bila terdapat goresan pada kutub, lalu pada bagian covernya menggelembung, dan warna permukaan aki lebih pudar dan kusam disarankan untuk tidak membelinya.

Cara paling aman untuk mendapatkan aki baru dalah dengan membelinya di dealer resmi mobil, bengkel resmi ataupun toko yang memiliki lisensi dari produsen aki.

Tinggalkan Balasan